Jumat, 26 Juni 2009

Rossi Kejar Kemenangan Ke-100 di Assen


Selasa, 23 Juni 2009 | 22:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah kejuaraan dunia MotoGP, tiga pebalap teratas mengumpulkan poin yang sama jelang seri ketujuh di Assen, Belanda. Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner bersaing di papan atas setelah mereka menuai 106 poin.

Nah, dengan demikian maka balapan hari Sabtu (27/6) seolah-olah menjadi titik awal persaingan menuju tangga juara dunia, seperti yang diungkapkan Lorenzo. Dan, pemenang di Sirkuit Assen akan menjadi pemimpin klasemen sementara.

Karena itu, bisa dipastikan bahwa tiga kandidat juara tersebut kembali menjadi pusat perhatian. Hanya saja, motivasi tambahan Rossi yang perlu diwaspadai.

Ya, Rossi yang dua pekan lalu tampil memukai di GP Catalunya punya ambisi pribadi. Setelah sukses di Barcelona, maka kemenangan di Assen akan membuat dirinya mencetak kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di MotoGP.

Namun "The Doctor" yang sudah enam kali menang di Assen--termasuk empat di kelas premier--harus mewaspadai dua rival terberatnya tersebut. Pasalnya, baik Lorenzo maupun Stoner sudah merasakan kesuksesan di sirkuit ini.

Musim lalu, Lorenzo bisa finis di urutan enam meskipun baru kembali dari cedera. Tetapi rekan setim Rossi di Fiat Yamaha ini pernah menang satu kali ketika tampil di kelas 125cc dan dua kali untuk 250cc.

Sementara itu, Stoner adalah jawara tahun lalu dan jagoan Ducati ini siap bangkit setelah tampil buruk di Barcelona. Ya, di Barcelona Stoner memang finis di peringkat tiga, tapi dia jauh tertinggal dari Rossi dan Lorenzo yang menghadirkan balapan paling dramatis sepanjang musim ini. Hasil tersebut membuat Stoner tampak loyo usai balapan.

Selain Rossi, Lorenzo dan Stoner, pebalap lain yang berpotensi membuat kejutan di Assen adalah Andrea Dovizioso. Rekan setim Dani Pedrosa di Repsol Honda ini memang belum pernah menang di sirkuit ini, tetapi performanya terus membaik sehingga kini dia menempati peringkat empat klasemen sementara. (CRS)

Rossi Tidak Ingin Pindah ke F1



Jumat, 26 Juni 2009 | 13:13 WIB

ASSEN, Kompas.com — Juara dunia MotoGP Valentino Rossi kembali membantah rencana perpindahannya ke ajang balap mobil F1 dan menyebutnya hanya rumor untuk konsumsi penggemar.

"Rumor itu dirancang secara sistematis untuk kepuasan penggemar," kata Rossi (30). Sejak beberapa tahun belakangan Rossi disebut-sebut akan bergabung dengan tim F1 Ferrari. Bahkan disebut, mulai musim depan Rossi bergabung sebagai pebalap ketiga.

"Saya gembira dengan berita itu. Bisa saja terjadi pada 2011, mengapa tidak?" kata pebalap Yamaha itu, yang saat ini memimpin klasemen Moto GP bersama pebalap Spanyol, Jorge Lorenzo, dan pebalap Australia, Casey Stoner.

Rossi, yang sudah meraih delapan gelar juara dunia termasuk lima di kelas Moto-GP dan satu di kelas 500 cc, akan berjuang untuk memenangi perlombaan grand prix ke-100 di Assen Grand Prix, Sabtu ini.

"Pada 2010 saya masih terikat kontrak dengan Yamaha, jadi kelihatannya sulit mewujudkan niat itu," tambah Rossi. "Apalagi Ferrari tidak memiliki kendaraan ketiga dan saya masih belum memutuskan beralih cabang olahraga saya."

"Saya mengendarai kendaraan roda dua ini. Saya gembira bersama Yamaha dan saya ingin berkonsentrasi pada kejuaraan yang sedang berlangsung dan berusaha meraih gelar juara lainnya," katanya. "Saya masih tercepat dalam beberapa tes. Namun, tentu akan berbeda saat memacu kendaraan sendiri di lintasan dengan ketika membalap bersama banyak orang," katanya.

Rossi menjadi pebalap tamu dalam beberapa kesempatan bersama Ferrari sejak 2006.

Rossi Pole, Pedrosa Buat Kejutan


Jumat, 26 Juni 2009 | 20:26 WIB

ASSEN, KOMPAS.com - Valentino Rossi meraih pole position di Assen, Belanda, setelah mencatat waktu terbaik pada babak kualifikasi, Jumat (26/6). "The Doctor" mengungguli dua rival terberatnya, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner, yang justru berada di posisi tiga dan empat.

Kejutan justru dibuat pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. Meskipun belum berada dalam kondisi terbaik karena cedera pada pergelangan tangan--bahkan saat balapan di Barcelona dua pekan lalu dia ikut balapan setelah mendapat suntikan pemati rasa--, Pedrosa bisa mengalahkan Lorenzo dan Stoner sehingga dia akan start dari posisi dua saat balapan hari Sabtu (27/6).

Rossi yang sepanjang sesi latihan 1 dan 2 tidak pernah berada di posisi pertama, mencatat waktu 1 menit 36,025 detik. Dia unggul 0,085 detik dari Pedrosa.

Sementara itu rekan setim Rossi di Fiat Yamaha, Lorenzo, yang mencatat waktu 1 menit 36,393 detik akan start dari posisi tiga. Dia dibuntuti oleh pebalap Ducati, Stoner.

Hasil kurang memuaskan diraih Randy de Puniet karena pebalap Perancis dari tim LCR Honda ini hanya berada di posisi 10. Padahal pada latihan bebas 1, dia membuat kejutan karena berada di urutan teratas, mengalahkan catatan waktu "the big three" (Rossi, Lorenzo dan Stoner).

Balapan di Assen ini sangat krusial bagi tiga pebalap teratas yang menguasai klasemen sementara. Pasalnya, mereka sama-sama mengumpulkan 106 poin, sehingga hasil di Assen akan menjadi penentu siapa yang menjadi penguasa tunggal.

Sedangkan bagi Rossi, posisi pole akan membuka jalannya menuju kemenangan ke-100 di MotoGP. Setelah menang dalam pertarungan dramatis melawan Lorenzo di Barcelona, Rossi hanya perlu satu kemenangan lagi untuk mencetak rekor tersebut yang sempat tertunda karena gagal di GP Italia.

- Hasil kualifikasi

Pos Rider Bike Time Gap
1. Valentino Rossi Yamaha 1m36.025s
2. Dani Pedrosa Honda 1m36.110s + 0.085s
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m36.393s + 0.368s
4. Casey Stoner Ducati 1m36.633s + 0.608s
5. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m36.760s + 0.735s
6. Loris Capirossi Suzuki 1m36.953s + 0.928s
7. Chris Vermeulen Suzuki 1m37.194s + 1.169s
8. Andrea Dovizioso Honda 1m37.237s + 1.212s
9. James Toseland Tech 3 Yamaha 1m37.323s + 1.298s
10. Randy de Puniet LCR Honda 1m37.473s + 1.448s
11. Alex de Angelis Gresini Honda 1m37.637s + 1.612s
12. Mika Kallio Pramac Ducati 1m37.749s + 1.724s
13. Nicky Hayden Ducati 1m37.759s + 1.734s
14. Marco Melandri Hayate Kawasaki 1m37.948s + 1.923s
15. Toni Elias Gresini Honda 1m38.136s + 2.111s
16. Sete Gibernau Hernando Ducati 1m38.453s + 2.428s
17. Niccolo Canepa Pramac Ducati 1m38.605s + 2.580s
18. Yuki Takahashi Scot Honda 1m38.619s + 2.594s
19. Gabor Talmacsi Scot Honda 1m39.407s + 3.382s

- Catatan waktu terbaik saat latihan: Jorge Lorenzo SPA Fiat Yamaha 1min 36.756sec (Latihan 2)

- TT Assen 2008 (28 Juni 2008) : Pole position: Casey Stoner AUS Ducati Marlboro (B) 1min 35.520sec

- Fastest race laps by manufacturer:

Casey Stoner AUS Ducati Marlboro (B) 1min 36.738sec
Colin Edwards USA Tech 3 Yamaha (M) 1min 37.034sec
Dani Pedrosa SPA Repsol Honda (M) 1min 37.208sec
Chris Vermeulen AUS Rizla Suzuki (B) 1min 37.629sec
Anthony West AUS Kawasaki Racing (B) 1min 38.270sec

Selasa, 23 Juni 2009

Rossi: Tak Ada Ruang untuk Berpuas Diri


Kompas - Selasa, Juni 23

JAKARTA, KOMPAS.com — GP Catalunya dua pekan lalu menjadi ajang pertunjukan kehebatan tim Fiat Yamaha. Bukan cuma meraih podium 1-2 melalui Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, tetapi mereka jauh meninggalkan pebalap Ducati, Casey Stoner, yang finis ketiga.

Meskipun demikian, Rossi meminta timnya untuk tidak cepat puas karena dominasi di Montmelo itu bukan jaminan untuk menjadi juara dunia. Malah mereka harus semakin siap menghadapi persaingan di seri-seri selanjutnya karena lawan juga pasti terus melakukan perbaikan.

GP Assen akhir pekan ini menjadi salah satu seri yang harus diwaspadai. Pasalnya, Ducati terkenal sangat tangguh di sirkuit tersebut.

"Setelah Barcelona, kami tahu seberapa kekuatan kami. Tetapi rival-rival kami juga kuat sehingga kami tidak bisa santai. Kami harus tetap berusaha lebih baik karena tak ada tempat untuk cepat berpuas diri," ungkap "The Doctor" yang memburu kemenangan ke-100 di Assen, Sabtu (27/6).

"Montmelo sangat fantastis, salah satu balapan terbaik yang pernah saya menang. Tetapi persaingan menuju gelar juara dunia masih sangat seru karena tiga pebalap teratas memiliki poin sama sehingga kami harus terus berusaha untuk menang lagi agar menjadi pemimpin," tambah juara dunia enam kali MotoGP tersebut.

Memang, setelah Rossi juara di Barcelona maka poinnya sama dengan Lorenzo dan Stoner. Kini, tiga pebalap yang sedang bersaing ketat itu mengumpulkan 106 poin.

"Perjalanan masih sangat panjang, tetapi kami harus tetap konsisten."

Tahun lalu, Rossi menjadi juara dunia MotoGP. Namun, ketika tampil di Assen, dia menuai hasil yang tidak memuaskan karena jatuh di lap terakhir dan Stoner menjadi juara. Ini yang membuat jarak dirinya dengan Stoner sempat dekat meskipun gelar juara akhirnya diraih.

Nah, ketika kembali ke trek tersebut pada akhir pekan ini, Rossi ingin menghapus cerita buruk yang terjadi tahun lalu.

"Tahun lalu saya menuai poin terburuk selama tampil di sana. Karena itu, saya ingin memperbaikinya dengan menunjukkan penampilan yang bagus pada akhir pekan nanti," pungkas Rossi.

Lorenzo: Assen Jadi Awal Perebutan Gelar Juara Dunia


Senin, 22 Juni 2009 | 23:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai GP Catalunya dua pekan lalu, perolehan poin Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Casey Stoner menjadi sama, yakni 106. Ini yang membuat Lorenzo mengatakan bahwa perebutan gelar juara dunia musim 2009 antara tiga pebalap teratas tersebut dimulai pada GP Assen, Belanda, akhir pekan ini.

Dan yang menarik, dari enam seri yang sudah dilakoni, mereka juga sama-sama berbagi kemenangan sebanyak dua kali. Artinya, siapa yang menang pada balapan hari Sabtu (27/6) nanti dipastikan menjadi pemimpin klasemen sementara.

Lorenzo sangat antusias menyambut balapan di Assen. Pebalap Spanyol ini pun memasang target untuk menjadi juara, atau minimal meraih podium keenam di musim ini--gagal di GP Spanyol karena jatuh.

"Saya tidak pernah membayangkan dengan cepat bisa memimpin lagi setelah jatuh di Jerez. Tapi sekarang, kami di depan bersama dengan Casey dan Valentino!" ungkap Lorenzo, yang baru 23 kali tampil di kelas MotoGP, bandingkan dengan Rossi yang sudah 156 kali dan Stoner, 58 kali.

"Tiga balapan terakhir sangat fantastis dan nyaris tak bisa dipercaya. Kini, kami bertiga merasa seperti akan memulai lagi perjuangan menuju gelar juara.

"Assen adalah trek kesukaanku dan saya akan pergi ke sana dengan rasa percaya diri yang tinggi karena motor dan ban Bridgestone. Timku juga sangat termotivasi.

"Tahun lalu saya finis di urutan enam, sehingga hal terpenting adalah memperbaiki hasil tersebut. Tetapi tentu saja tujuan utamaku adalah naik podium, karena konsistensi adalah cara untuk terus berada di posisi atas klasemen.

"Kami mendapat hasil positif saat tes di Barcelona. Sekarang saya berharap bisa memperlihatkan perbaikan yang kami lakukan, dengan performa yang lebih baik di Belanda," simpul Lorenzo. (CRS)

Rabu, 17 Juni 2009

Lorenzo: Rossi Pemberani dan Lebih Pintar


Senin, 15 Juni 2009 | 21:04 WIB

CATALUNYA, KOMPAS.com — Jorge Lorenzo angkat topi untuk Valentino Rossi, rekan setimnya di Fiat Yamaha. Pebalap Spanyol tersebut mengakui, Rossi yang sudah enam kali juara MotoGP memang pantas juara di GP Catalunya, Minggu (14/6), berkat keberanian dan kecerdikannya.

Ya, Rossi dan Lorenzo memang menjadi pusat perhatian pada balapan di Barcelona tersebut. Pebalap satu tim ini salip-menyalip dan Rossi akhirnya menjadi pemenang ketika pertarungan memasuki tikungan terakhir sebelum finis.

Dari sisi dalam saat menikung ke kanan, Rossi menyodok dan berhasil mempertahankan posisinya sehingga mereka hanya berselisih 0.095 detik. Ini merupakan kemenangan kedua "The Doctor" sepanjang musim 2009.

"Hal terpenting adalah bahwa publik telah melihat dan menikmati balapan ini, dengan saya sebagai pemimpin peran," ungkap Lorenzo kepada Italia1. "Tetapi pada akhirnya, saya tidak bisa finis lebih dulu, karena Valentino melewati saya. Saya tidak menyangka dia melakukannya.

"Saya melakukan start yang bagus, dan saya sadar ritmeku dan Valentino hampir sama sehingga balapan akan seru sampai akhir. Dia memang lebih pintar dari saya dan lebih baik. Yang lebih lagi, dia memang berani sehingga saya tidak menyangka dia akan melewatiku pada tikungan terakhir dan kalah."

Lorenzo membantah bahwa dia sudah yakin akan menang.

"Saya tidak berpikir akan menang, tetapi saya kira dia akan berusaha melewatiku saat lurus," jelas mantan juara dunia kelas 250cc itu.

Dengan hasil tersebut, kini tiga pebalap teratas mengoleksi poin yang sama yakni 106. Dan, Rossi, Lorenzo, dan Casey Stoner juga sudah sama-sama meraih dua kemenangan.

"Sekarang, kami bertiga memiliki poin sama dan masih banyak seri yang harus dilakoni. Jadi, hal terpenting adalah publik akan menyaksikan dan menikmati balapan yang sangat menyenangkan. Kami akan berusaha melakukan balapan seperti ini," tambah Lorenzo.

Minggu, 14 Juni 2009

"Mamma Mia!" Kata Valentino Rossi


Minggu, 14 Juni 2009 | 20:44 WIB

BARCELONA, Kompas.com - Juara dunia asal Italia, Valentino Rossi mengaku sangat puas setelah memenangi GP Catalan, Minggu (14/6) dengan menang tipis atas pebalap Spanyol, Jorge Lorenzo.

Rossi menembus finish di sirkuit De Catalunya dengan catatan waktu 43 menit 11.897 detik. Ia mengungguli Lorenzo hanya dengan selisih waktu 0.095 detik. Kedua pebalap ini memperlihatkan persaingan yang mendebarkan hingga saat terakhir.

"Di Italia, untuk lomba semacam ini, kami selalu berseru, Mamma Mia!," kata Rossi usai lomba. "Ini lomba yang hebat. Setelah beberapa lap, saya yakin harus bertarung sampai akhir. Saya bahkan tidak tahu siapa pemenang hingga akhir lomba," kata Rossi lagi.

Lorenzo berada di posisi pole dengan Rossi di posisi dua pada awal lomba. Keduanya kemudian saling menyusul sebelum Rossi memperlihatkan kematangannya di akhir lomba. "Saya sebenarnya tidak berharap ia akan mendului saya di saat itu. Namun ia jauh lebih berani dan layak untuk menang," kata Lorenzo,.

Setelah enam dari 17 seri lomba musim ini, Rossi, Lorenzo dan Stoner sama-sama mengumpulkan 106 poin. Di Catalunya, Stoner berada di peringkat tiga. (BBC/MotoGP/AP)

Hasil MotoGP Catalan:
1. V. ROSSI ITA Fiat Yamaha Team 43'11.897
2. J. LORENZO SPA Fiat Yamaha Team + 0.095
3. C. STONER AUS Ducati Marlboro Team + 8.884
4. A. DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team + 8.936
5. L. CAPIROSSI ITA Rizla Suzuki MotoGP + 19.831
6. D. PEDROSA SPA Repsol Honda Team + 22.182
7. C. EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 + 23.547
8. R. DE PUNIET FRA LCR Honda MotoGP + 25.265
9. M. KALLIO FIN Pramac Racing + 31.797
10. N. HAYDEN USA Ducati Marlboro Team + 33.593
11. C. VERMEULEN AUS Rizla Suzuki MotoGP + 36.683
12. A. DE ANGELIS RSM San Carlo Honda Gresini + 36.874
13. J. TOSELAND GBR Monster Yamaha Tech 3 + 39.433
14. M. MELANDRI ITA Hayate Racing Team + 44.788
15. S. GIBERNAU SPA Grupo Francisco Hernando + 46.754
16. N. CANEPA ITA Pramac Racing + 55.873
17. G. TALMACSI HUN Scot Racing Team MotoGP + 1'27.640

Gagal finish:
T. ELIAS SPA San Carlo Honda Gresini 16 Lap
Y. TAKAHASHI JPN Scot Racing Team MotoGP

Klasemen sementara:
1. Valentino ROSSI ITA Fiat Yamaha Team 106
2. Jorge LORENZO SPA Fiat Yamaha Team 106
3. Casey STONER AUS Ducati Marlboro Team 106
4. Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team 69
5. Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team 67
6. Colin EDWARDS USA Monster Yamaha Tech 3 54
7. Marco MELANDRI ITA Hayate Racing Team 50
8. Loris CAPIROSSI ITA Rizla Suzuki MotoGP 49
9. Randy DE PUNIET FRA LCR Honda MotoGP 42
10. Chris VERMEULEN AUS Rizla Suzuki MotoGP 42
11. James TOSELAND GBR Monster Yamaha Tech 3 29
12. Mika KALLIO FIN Pramac Racing 26
13. Alex DE ANGELIS RSM San Carlo Honda Gresini 25
14. Toni ELIAS SPA San Carlo Honda Gresini 23
15. Nicky HAYDEN USA Ducati Marlboro Team 19
16. Niccolo CANEPA ITA Pramac Racing 10
17. Sete GIBERNAU SPA Grupo Francisco Hernando 9
18. Yuki TAKAHASHI JPN Scot Racing Team MotoGP